Arc de triomphe de l'Étoile

7 Tempat Wisata di Paris Terpopuler yang Bernilai Sejarah dan Seni Tinggi

Popularitas Kota Paris sebagai destinasi wisata yang romantis bukan tanpa alasan. Kota dengan julukan City of Light dan City of Love ini sering dikunjungi para pasangan dari berbagai negara karena Paris adalah kotanya para seniman. Tidak heran kalau Anda bisa menjumpai begitu banyak tempat wisata di Paris yang tidak hanya memiliki nilai sejarah, tetapi juga berseni tinggi.

Anda juga tidak akan kebingungan dalam menentukan lokasi wisata yang dapat dikunjungi selama di Paris. Sebagai referensi, Anda dapat memilih untuk mendatangi 7 tempat wisata di Paris yang paling populer, di antaranya:

Menara Eiffel

Menara Eiffel yang diciptakan oleh arsitek bernama Gustave Eiffel jadi destinasi wajib liburan wajib selama di Paris. Menara setinggi 324 meter ini dikenal sebagai bangunan tertinggi di Kota Paris dan merupakan ikon dari negara Prancis. Menara yang juga memiliki fungsi sebagai menara pengamatan dan penyiaran radio ini memiliki desain arsitektur yang unik, dibangun menggunakan struktur besi yang beratnya mencapai 7.300 ton.

Menara Eiffel
Menara Eiffel

Saat berada di Menara Eiffel, para pengunjung juga berkesempatan untuk menuju ke bagian tertingginya dan menyaksikan panorama Kota Paris dari ketinggian. Secara total, terdapat sebanyak 1.665 anak tangga yang perlu dilalui untuk bisa sampai ke puncak. Untungnya, Anda tidak perlu berjalan menyusuri tangga saat berkeinginan ke puncak Menara Eiffel. Sebagai gantinya, di sini telah disertai dengan fasilitas lift.

Museum Louvre

Tempat wisata di Paris yang terpopuler berikutnya adalah Museum Louvre. Museum yang dibangun pada tahun 1793 ini dikenal sebagai museum seni terbesar dunia, dengan jumlah koleksi mencapai lebih dari 38 ribu benda bersejarah yang berasal mulai dari zaman prasejarah sampai abad ke-19. Koleksi-koleksi tersebut tertata rapi di area dengan luas mencapai 72.735 meter persegi.

Museum Louvre
Museum Louvre

Bangunan berbentuk piramida kaca menjadi ciri khas dari Museum Louvre. Di dalamnya, Anda dapat menemukan benda-benda bersejarah dari berbagai jenis kebudayaan, termasuk kesenian bernuansa Islam, benda-benda dari zaman Yunani kuno, barang-barang antik yang berasal dari Mesir, dan berbagai jenis koleksi lain. Tak ketinggalan, di sini juga terdapat lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci.

Notre Dame de Paris

Saat liburan ke Paris, Anda juga wajib mengunjungi Gereja Notre Dame de Paris. Bangunan gereja ini sangat unik dengan gaya gothic yang kental. Bahkan, desain arsitektur Gereja Notre Dame sering disebut sebagai contoh arsitektur bergaya gothic Prancis terbaik. Selain itu, Notre Dame juga dikenal sebagai bangunan dengan nilai sejarah tinggi yang proses pembangunannya diawali tahun 1160 dan selesai pada 1260.

Notre Dame de Paris
Notre Dame de Paris

Bangunan Gereja Notre Dame sempat mengalami kerusakan parah ketika terjadi peristiwa Revolusi Prancis (1789-1799). Namun, peluncuran novel karya Victor Hugo yang berjudul The Hunchback of Notre-Dame membuat warga Prancis mulai memperhatikan kondisi bangunan ini. Bahkan, Gereja Notre Dame sering digunakan untuk pelaksanaan kegiatan penting, termasuk proses koronasi Napoleon I dan pemakaman presiden-presiden Prancis.

Arc de triomphe de l’Étoile

Ikon penting dari Kota Paris yang selanjutnya adalah Arc de triomphe de l’Étoile, artinya Gapura Kemenangan. Bangunan ini ditempatkan di tengah-tengah Place Charles de Gaulle—dulu dikenal dengan nama Place de l’Étoile. Pembangunannya dilakukan atas inisiatif dari Napoleon Bonaparte sebagai bentuk penghormatan kepada para prajurit yang gugur dalam Perang Napoleon dan Perang Revolusi Prancis.

Arc de triomphe de l'Étoile
Arc de triomphe de l’Étoile

Pembangunan Arc de triomphe de l’Étoile dilakukan pada 15 Agustus 1806 dan didesain oleh arsitek Jean-François-Thérèse Chalgrin. Butuh waktu panjang untuk menyelesaikan bangunan setinggi 50 meter ini, dan proses peresmiannya baru dilakukan pada tahun 1936.

Basilika Sacré Cœur

Basilika Sacré Cœur menjadi bangunan gereja indah dan berseni tinggi selanjutnya yang ada di Kota Paris. Bangunan ini berfungsi sebagai gereja untuk para penganut Katolik Roma dan secara khusus dipersembahkan kepada Hati Suci Yesus. Lokasi bangunan ini juga spesial, berada di Montmartre yang dikenal sebagai titik tertinggi di Kota Paris.

Basilika Sacré Cœur
Basilika Sacré Cœur

Pembangunan Gereja Basilika Sacré Cœur diawali pada tahun 1875 oleh arsitek bernama Paul Abadie. Butuh waktu yang sangat lama untuk menyelesaikan bangunan ini, tepatnya pada tahun 1914. Keseluruhan bangunan gereja ini didirikan dengan perpaduan antara gaya Romawi Kuno dan Bizantium. Gereja ini juga menjadi tempat penyimpanan salah satu lonceng terberat dunia dengan bobot mencapai 19 ton.

Place de la Bastille

Destinasi selanjutnya adalah Place de la Bastille, yang merupakan sebuah alun-alun yang dulu menjadi lokasi berdirinya Penjara Bastille. Di bagian tengah alun-alun ini, Anda bisa menjumpai sebuah monumen yang dikenal dengan nama July Column atau Colonne de Juillet. Pendirian monumen ini bertujuan untuk memperingati peristiwa Revolusi Juli yang terjadi pada tahun 1830.

Jardin de Plantes

Kalau Indonesia memiliki Kebun Raya Bogor, maka Prancis punya Jardin de Plantes. Tempat ini dikenal sebagai kebun botani terbesar yang ada di Prancis. Tempat wisata di Paris ini terletak di sebelah kiri dari Sungai Seine dengan luas mencapai 280 ribu meter persegi.

Kebun botani yang didirikan pada tahun 1635 ini memiliki 4 kompleks bangunan yang memiliki fungsi masing-masing. Empat kompleks bangunan itu adalah Gallery of Evolution, Gallery of Paleontology and Comparative Anatomy, Gallery of Mineralogy and Geology, serta Gallery of Botany.

Tujuh tempat wisata di Paris yang terpopuler ini hanya sebagian kecil destinasi yang bisa Anda kunjungi. Destinasi-destinasi tersebut bisa Anda pilih ketika menyusun itinerary liburan di Paris. Selamat berlibur dan bersenang-senang, ya!

Add comment