Charlottenburg Palace

7 Tempat Wisata di Berlin yang Bersejarah dan Bernilai Seni Tinggi

Status sebagai negara maju tidak membuat Jerman sebagai negara yang lupa dengan sejarah masa lalunya. Apalagi, keberadaaan bangunan-bangunan bersejarah di Jerman merupakan landasan kuat dari kondisi Jerman saat ini. Tidak heran kalau masyarakat Jerman memiliki perhatian tinggi dalam upaya menjaga keberadaan tempat-tempat bernilai sejarah tinggi.

Kesadaran tinggi terhadap pentingnya bangunan bersejarah tersebut membuat Jerman begitu menarik untuk dikunjungi para wisatawan. Selama di sini, Anda bisa menjumpai deretan bangunan bergaya baroque yang masih berdiri kokoh dan terawat. Nah, dari sekian banyak kota di Jerman, Anda perlu menyempatkan waktu menjelajahi tempat wisata di Berlin.

Kota yang berstatus sebagai Ibu Kota Jerman ini memiliki banyak tempat wisata menarik. Biar tidak penasaran, berikut ini adalah 7 destinasi wisata bernilai historis tinggi yang dapat Anda kunjungi saat berada di Berlin:

The Brandenburg Gate

Gerbang Brandenburg atau Brandenburg Gate dikenal sebagai destinasi favorit wisatawan di Berlin. Gerbang ini dibangun pada masa pemerintahan Kaisar Friedrich Wilhelm I. Pembangunannya dimulai tahun 1764 dan peresmiannya dilakukan pada tanggal 6 Agustus 1791. Gerbang ini dikenal sebagai salah satu dari total 18 pintu masuk menuju Berlin pada abad ke 19. Dari semua gerbang tersebut, Brandenburg Gate menjadi satu-satunya gerbang yang masih berdiri.

The Brandenburg Gate
The Brandenburg Gate

Desain Gerbang Brandenburg sangat unik, dengan konsep seperti pintu gerbang Akropolis yang ada di Athena, Yunani. Bangunan ini didesain oleh arsitek bernama Carl Gotthard Langhans yang memang mendapatkan inspirasinya dari sana. Selain itu, bangunan ini juga punya ciri khas pada keberadaan Patung Quadriga. Patung ini berbentuk kereta dengan empat ekor kuda yang dikendarai oleh Dewi Perdamaian Yunani, Eirene.

Monumen Tembok Berlin

Destinasi menarik selanjutnya di Berlin adalah Gedenkstätte Berliner Mauer atau Monumen Tembok Berlin. Monumen ini didirikan sebagai upaya untuk memperingati momen bersejarah runtuhnya Tembok Berlin yang menjadi awal bersatunya Jerman Timur dan Jerman Barat. Monumen ini dibuat dengan panjang mencapai 60 meter yang sengaja diambil dari dinding bekas Tembok Berlin. Selain itu, monumen ini juga memiliki dokumentasi yang memperlihatkan sejarah Nazi dan Jerman.

Monumen Tembok Berlin
Monumen Tembok Berlin

Checkpoint Charlie

Tempat wisata di Berlin yang memiliki sejarah penting selanjutnya adalah Checkpoint Charlie. Nama ini disematkan oleh Pasukan Sekutu sebagai jembatan antara Berlin Barat dan Berlin Timur pada masa Perang Dingin (1947-1991). Pada masa itu, Checkpoint Charlie berguna selayaknya perbatasan antara dua negara. Orang-orang yang melintasi tempat ini, bakal mendapat pemeriksaan secara ketat oleh para tentara.

Checkpoint Charlie
Checkpoint Charlie

Keberadaan Checkpoint Charlie menjadi simbol bahwa Jerman pernah menjadi bagian dari negara yang terlibat Perang Dingin. Oleh karena itu, setelah Tembok Berlin diruntuhkan dan Jerman bersatu, tempat ini tidak dilupakan begitu saja. Saat ini Checkpoint Charlie menjadi destinasi wisata bersejarah dan menjadi bagian dari Allied Museum yang berada di Dahlem, Berlin.

Charlottenburg Palace

Kota Berlin juga memiliki sebuah istana megah, dikenal dengan nama Charlottenburg Palace. Bangunan istana ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Prusia yang sempat dikenal sebagai kekuatan terbesar di Eropa pada rentang abad ke 18 dan 19. Bangunan ini didirikan pada akhir abad ke 17 dengan desain arsitektur bergaya baroque oleh arsitek Johann Arnold Nering.

Charlottenburg Palace
Charlottenburg Palace

Keindahan Charlottenburg Palace tidak hanya bisa dilihat pada desain bangunannya. Kompleks istana ini juga memiliki reputasi karena keindahan taman yang ada di sekelilingnya. Taman Charlottenburg Palace adalah hasil karya dari Simeon Godeau. Taman ini dibentuknya dengan pola geometrik dengan disertai area lapangan serta kolam ikan. Tidak ketinggalan, istana ini juga menjadi lokasi dari pemakaman bangsawan Kerajaan Jerman dan Prusia.

Museum Island

Destinasi tak kalah seru di Berlin bisa Anda temukan ketika berkunjung ke Museum Island. Tempat ini berlokasi bagian utara dari pulau yang terletak di Sungai Spree. Di sini, Anda bisa menjumpai deretan bangunan museum yang memiliki desain arsitektur klasik. Tidak hanya itu, museum-museum tersebut juga menjadi lokasi penyimpanan berbagai benda bersejarah.

Museum Island
Museum Island

Museum-museum yang ada di bagian utara pulau merupakan bagian dari Berlin State Museums. Museum Bode dengan kubahnya yang unik menyimpan hasil karya seni pahat peninggalan Kerajaan Romawi Timur. Ada pula Altes Museum yang memiliki bangunan berdesain neoklasik dan menjadi tempat menyimpan koleksi peninggalan bangsawan Prusia. Tidak kalah menariknya, ada pula Pergamon Museum, Neues Museum, serta Alte Nationalgalerie.

The Nikolai Quarter

Saat berada di Berlin, jangan lupa untuk berkunjung ke Nikolai Quarter. Tempat ini dikenal sebagai kawasan yang menghadirkan suasana seperti tengah berada di zaman dulu. Anda bisa menjumpai berbagai bangunan tua yang masih berdiri kokoh. Apalagi, di sini juga terdapat gedung gereja tertua di Berlin, yaitu Gereja Saint Nicholas.

Selain Gereja Saint Nicholas, Anda juga bisa menyaksikan keindahan bangunan Ephraim Palais yang memiliki keunikan pada desain bagian depan bangunan bertema rococo. Selain itu, di sini juga sering digunakan sebagai tempat bersantai masyarakat Berlin. Apalagi, terdapat lebih dari 20 restoran serta kafe di kawasan ini.

The Gendarmenmarkt

Terakhir, Anda perlu singgah ke The Gendarmenmarkt yang dikenal sebagai alun-alunnya Kota Berlin. Tempat ini dibangun pada tahun 1688 dan difungsikan sebagai sebuah marketplace. Di sini, Anda juga bisa mendapati keberadaan bangunan klasik yang megah seperti Konzerthaus, German Church, serta Französischer Dom.

Itulah 7 rekomendasi tempat wisata di Berlin yang tidak hanya bernilai sejarah tinggi. Namun, eksistensi tempat-tempat ini juga memperlihatkan betapa besarnya rasa cinta masyarakat Jerman terhadap sejarah masa lalu.

Add comment