Monas: Wisata Sejarah dan Rekreasi Favorit di Jakarta6 min read


-1
18 shares, -1 points

“Mengenang pahlawan & pejuang, memperkaya ilmu sejarah, mengangumi arsitekturnya . . .

  Ahmad D, Travel Blogger

Jakarta tidak pernah kehabisan untuk masalah wisata. Termasuk wisata sejarah, Jakarta banyak sekali menyimpan museum-museum hingga monumen bersejarah. Salah satu yang paling terkenal adalah Monas (Monumen Nasional).

Monumen Nasional adalah sebuah monumen yang berbentuk tugu menjulang keatas yang dimana monumen ini merupakan monumen peringatan yang dibangun untuk mengenang perjuangan nasional Indonesia dari awal penjajahan hingga akhir penjajahan.

Sejarah Monas

Monumen Nasional  atau Tugu Monas ini diarsiteki oleh Frederich Silaban dan R.M. Soedarsono. Frederich Silaban sendiri merupakan seorang arsitek yang memenangi sayembara yang dibuat oleh presiden Soekarno. Sayembara ini merupakan sayembara pembuatan monumen peringatan setelah Indonesia meraih kemerdekaan 1945.

Monas berdiri ditengah lapangan Monas, hingga sekarang masih ada orang yang menyebut daerah sekitar Monas ini dengan lapangan merdeka. Pembangunan Monas secara garis besar dibangun dalam 3 kurun waktu.

  1. Kurun waktu 1961 – 1965, dalam kurun waktu ini, presiden Soekarno merupakan orang pertama yang meletakkan beton pasak yang kemudian diikuti pembangunan pondasi-pondasi yang akan menopang Monumen Nasional/
  2. Kurun waktu 1966 – 1968, dikurun waktu ini, pembangunan sempat tertunda dikarenakan adanya kejadian kudeta G30SPKI yang menyebabkan keamanan negara saat itu sedang kondusif.
  3. Kurun waktu 1969 – 1975, merupakan tahapan akhir dimana disini semua sudah hampir rampung, namun masihlah ada beberapa permasalahan kecil mengenai fasilitas yang masih tetap dikerjakan walau saat itu di 12 Juli 1975 sudah diresmikan oleh presiden Soeharto.

Monas memiliki bentuk unik menjulang keatas dengan obor api emas asli diatasnya yang melambangkan kobaran semangat rakyat Indonesia yang tek pernah padam saat menghadapi penjajahan. Monas bukan hanya tempat rekreasi saja, ada banyak sekali hal yang bisa kita lakukan ketika mengunjungi Monas ini.

Ulasan mengenai kegiatan yang bisa dilakukan di Monas bisa dibaca dibawah ini.

Baru mau ke monas aja? Yuk cek tempat wisata lainnya, gak jauh kok dari Jakarta:

1. Rekreasi & Menikmati Pemandangan Monas Bersama Keluarga & Sahabat

Pemandangan di Monas
Pemandangan di Monas

Monas adalah sebuah seni yang bisa kita nikmati dari berbagai sisi. Ada banyak lapangan rumput disekitaran Monas yang bisa dijadikan sebagai tempat rekreasi bersama keluarga dan sahabat. Rumput-rumput jepang tersebut sangat dirawat dan bersih, sehingga bisa dijadikan tempat duduk-duduk yang pas sambil menikmati suasana Monas di Jakarta.

Suasana Lapangan Rumput Monas
Suasana Lapangan Rumput Monas
Lapangan Rumput Monas
Lapangan Rumput Monas
Bukit Rumput Kecil di Lingkar Monas
Bukit Rumput Kecil di Lingkar Monas

Waktu paling pas untuk duduk rekreasi di lapangan rumput ini yakni di jam pagi dan jam sore mulai sekitar jam 4 sore.

2. Berolahraga di Kawasan Monas

Lari Sore di Monas
Lari Sore di Monas

Monas memiliki luas yang cukup untuk melakukan beberapa olahraga. Olahraga tersebut seperti voli, dimana terdapat lapangan voli yang ada di Monas, kemudian kita juga diperbolehkan melakukan lari marathon mengelilingi Monas. Ada banyak orang yang melakukan olahraga lari di Monas pada jam pagi dan sore menjelang maghrib. Selain itu, jalanan yang mengarah ke Monas juga bisa dijadikan lapangan bulutangkis, namun bermainlah dipinggir, jangan sampai menganggu pengunjung lain.

3. Mengunjungi Museum Sejarah Indonesia di Bawah Tanah

Pintu Masuk Museum Monas
Pintu Masuk Museum Monas

Terletak dikedalaman 4 meter di bawah Monas, museum ini hanya bisa dimasuki melalui 1 terowongan bawah tanah yang berada di bawah lingkar Monas yang menghadap ke arah patung pangeran Diponegoro yang sedang menaiki kuda.

Pintu masuk terowongan tersebut berada di belakang patung pangeran Diponegoro, cukup menuruni tangga dan ikuti saja jalan lalu kita akan bertemu dengan loket tiket.

Loket Masuk Monas
Loket Masuk Monas

Harga tiket bisa berbeda-beda, tergantung usia yang akan memasuki museum. Tiket museum juga sudah termasuk boleh naik keatas cawan Monas. Cawan Monas sendiri merupakan puncak yang berada di lantai 4 Monas, bentuknya seperti cawan lilin kalau dilihat dari jauh.

Berikut harga tiket masuk hingga tiket naik puncak Monas.

  • Tiket Masuk Monas untuk Anak-anak
    • Museum & cawan Monas: Rp2000,
    • Puncak Monas: Rp2000
  • Tiket Masuk Monas untuk Mahasiswa
    • Museum & cawan Monas: Rp3000,
    • Puncak Monas: Rp5000
  • Tiket Masuk Monas untuk Dewasa
    • Museum & cawan Monas: Rp5000,
    • Puncak Monas: Rp10,000

Sebelum memasuki kawasan dalam Monas, kita akan melalui terowongan bawah tanah terlebih dahulu. Diujung terowongan biasanya ada seorang petugas yang berjaga untuk mengecek tiket masuk.

Terowongan Menuju Monas
Terowongan Menuju Monas

Untuk memasuki kawasan museum Monas, kita bisa menggunakan pintu sisi Monas manapun. Maka setelah masuk kedalam museum ini, Anda akan disuguhkan oleh 4 sisi diorama yang akan menceritakan sejarah bangsa Indonesia dari zaman prasejarah, zaman perjuangan bangsa, zaman perjuangan pahlawan hingga hari-hari kebangkitan rakyat Indonesia dalam mengusir penjajah yang dilakukan diseluruh pelosok negeri.

Suasana Museum Monas
Suasana Museum Monas
Koleksi Diorama Monas
Koleksi Diorama Monas
Diorama Manusia Prasejarah Indonesia di Monas
Diorama Manusia Prasejarah Indonesia di Monas
Diorama Pembuatan Candi Borobudur di Monas
Diorama Pembuatan Candi Borobudur di Monas

Ada juga diorama perjuangan pangeran Diponegoro dan ibu Kartini di Museum Monas ini.

Diorama Pangeran Diponegoro
Diorama Pangeran Diponegoro
Diorama Ibu Kartini
Diorama Ibu Kartini

4. Menikmati Pemandangan Jakarta dari Atas Monas

Puncak Monas
Puncak Monas via catatansiubay

Untuk menikmati pemandangan dari atas Monas maka kita bisa menaiki puncak cawan Monas, namun bila kurang maka bisa menaiki Puncak Monas dengan menggunakan lift. Di puncak Monas, tersedia teropong jarak jauh untuk melihat pemandangan jakarta dari atas monumen yang tingginya lebih dari 100 meter ini.

Nah, selain menikmati pemandangan dari atas Monas, apakah Anda pernah melihat pemandangan Monas ketika malam hari? Monas malam hari memiliki warna warni yang didapat dari pencahayaan led pelangi yang berada di puncak cawan Monas.

5. Berkeliling Jakarta dari Monas

Halte City Tour Jakarta
Halte City Tour Jakarta

Nah, ketika sudah puas rekreasi sekaligus wisata di Monas sebaiknya jangan pulang dulu. Dari Monas, kita bisa mengelilingi Jakarta dengan menaiki bus City Tour Jakarta. Kita bisa naik bus ini di halte yang bertandakan “City Tour”, letaknya berada dipintu Monas yang didekatnya terdapat patung kuda Arjuna Wijaya.

Tidak perlu membayar biaya sepeser pun. Berikut rute lengkap bus City Tour Jakarta:

  • Hari Senin – Jumat (9 halte): Halte Bundaran (HI) Hotel Indonesia – Halte Museum Nasional – Halte Pecenongan – Halte Pasar Baru – Halte Masjid Istiqlal – Halte Monas 1 – Halte Monas 2 – Halte Balai Kota – Halte Sarinah.
  • Hari Sabtu – Minggu (5 halte): Halte Bundaran (HI) Hotel Indonesia – Halte Museum Nasional – Halte GKJ Sarinah – Halte Masjid Istiqlal (Monas 1), Halte Balai Kota (Monas 2).

Peraturan Taman Kota Monas

Peraturan Taman Kota Monas
Peraturan Taman Kota Monas
  • Merusak rumput dan tanaman hias.
  • Bertempat tinggal di taman.
  • Berdagang/ menjajakan jasa di taman.
  • Duduk dan melompati pagar.
  • Memotong dan menebang pohon.
  • Jongkok / berdiri dibangku taman.
  • Tambahan penulis: Dilarang keras melakukan tindakan vandlisme(corat-coret).

 

Tips & Cara Menuju ke Monas

  • Anda bisa datang kapanpun, namun jangan pernah datang dihari senin, karena Monas akan tutup dihari tersebut.
  • Anda dipersilahkan membawa makanan dan minuman ke dalam kawasan Monas, bawalah seperlu mungkin karena harga minuman disana cukup mahal untuk ukuran penjaja jalanan.
  • Buanglah sampah pada tempatnya bila Anda membawa makanan dan minuman.
  • Cara menuju ke Monas: Angkutan yang paling digemari yakni transjakarta/busway. Karena busway melewati halte Monas yang berada tepat pinggir pintu masuk Monas. Selalu perhatikan barang bawaan Anda, karena rute Monas pulang pergi adalah rute yang sangat ramai, karena rute ini juga satu arah dengan lokasi wisata Kota Tua, mengarah juga sebaliknya kearah Bundaran HI sampai Blok M.
Monas: Wisata Sejarah dan Rekreasi Favorit di Jakarta6 min read
3.9 (77.14%) 7 votes

Like it? Share with your friends!

-1
18 shares, -1 points

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
1
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Ahmad D

Dulunya blogger, sekarang jadi blogger lagi, semangatnya blogging-nya telah kembali karena melihat di Indonesia sudah banyak blogger [lagi].
Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format